The Jambi Times, BATANGHARI | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), (10/08/2026)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, Solihin di Muara Bulian, Senin, mengatakan Kesiapsiagaan tersebut dilakukan dengan mengaktifkan tiga Posko Satuan Tugas (Satgas) di sejumlah titik strategis.
"Saat ini tiga posko itu sudah aktif dan mulai beroperasi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran,"katanya.
Dapat diketahui, Untuk posko pertama berada di Kantor BPBD Batang Hari, kedua di Tahura, dan yang ketiga di Kecamatan Pemayung. Dan sementara beberapa posko lainnya masih dalam tahap penyusunan.
Dua dari tiga posko tersebut ditempatkan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Muara Tembesi dan Kecamatan Pemayung yang telah masuk kategori zona merah karhutla.
Menurut Solihin, keberadaan posko menjadi bagian dari strategi respons cepat agar petugas dapat segera bergerak ketika menerima laporan kebakaran.
"Seluruh kecamatan di Kabupaten Batang Hari ini memiliki potensi terjadinya karhutla,"ujarnya.
Sedangkan untuk wilayah Tahura Muara Tembesi dan Pemayung menjadi prioritas penempatan posko karena merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan paling tinggi dan telah beberapa kali mengalami kejadian kebakaran.
Selain tiga posko yang telah aktif, BPBD juga tengah berkoordinasi dengan pihak perusahaan MHS untuk membuka posko tambahan di kawasan perusahaan guna memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Untuk mendukung operasional, setiap posko dijaga 13 personel gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Polri. Personel disiagakan setiap hari agar dapat memberikan respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran yang masuk.

