Pemkab Berhasil Kelola Usaha Desa



The Jambi Times, BATANGHARI | Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari menjadi contoh keberhasilan pengelolaan usaha desa di Kabupaten Batang Hari, (5/8/2026).


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Batang Hari, Taufik di Muara Bulian, Senin, mengatakan Bumdes itu berawal dari penyertaan modal sebesar Rp150 juta pada 2023, kini nilai modal tersebut melonjak hingga hampir Rp1,3 miliar.


"Untuk pengelolaan unit usaha yang tepat sasaran membuat perkembangan modal meningkat signifikan dalam waktu relatif singkat,"katanya 


Untuk capaian itu menunjukkan bahwa BUMDes mampu menjadi penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara profesional dan disesuaikan dengan potensi wilayah.


Selain itu ia juga mengatakan keberhasilan BUMDes Bungku didukung oleh kemampuan pengurus dalam memanfaatkan potensi perkebunan kelapa sawit yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat. 


Sementara itu, dari sisi lain Dinas PMD mencatat baru sekitar 50 persen BUMDes di Batang Hari yang aktif beroperasi, sedangkan yang masuk kategori sehat dan berkembang baru mencapai sekitar 30 persen.


Selain Desa Bungku, sejumlah BUMDes yang juga dinilai berkembang berada di Desa Pompa Air, Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kecamatan Mersam, Kecamatan Batin XXIV, dan Kecamatan Muara Bulian.


Namun ia juga mengakui masih banyak BUMDes yang belum berkembang optimal, dengan kendala utama di antaranya keterbatasan sumber daya manusia, komitmen pengurus, hingga pemilihan jenis usaha yang belum sesuai dengan potensi desa.


Untuk itu, Dinas PMD terus melakukan pembinaan dan evaluasi agar BUMDes yang belum berkembang dapat kembali aktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Dan juga untuk kedepannya, BUMDes tersebut didorong bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih, terutama dalam mendukung rantai pasok kebutuhan pangan di tingkat desa.


"Diharapkan BUMDes benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.